Reformasi birokrasi harus. Kalau diperpajakan jargon reformasi birokrasi dengan slogan “PINTAR” maka di BPS jargon yang didengungkan “CERDAS”. BPS berkemauan kuat untuk Berubah (ChangE), Mereformasi diri (Reform), dan Berkembang (Development) untuk perstatistikan Indonesia (for Statistics .in Indonesia).

Lingkungan di luar BPS telah banyak berubah. Tuntutan data yang lebih berkualitas menguat di setiap lini. Jika respon BPS lambat, maka BPS akan tertinggal dan ditinggalkan user.

Reformasi birokrasi di BPS bertujuan agar data yang dihasilkan BPS berkualitas. Saat ini, data BPS dinilai cukup baik tetapi masih butuh penyempurnaan di sana sini.

Saya teringat dengan Bapak Kresnayana Yahya, pengamat statistik yang juga salah satu dosen pavorit saya.Beliau mendrill kami mahasiswa S2 kerjasama BPS-ITS untuk merubah mindset kami sebagai statistisi.

Ternyata apa yang beliau sampaikan satu pemikiran dengan Kepala BPS, Bapak DR. Rusman Heriawan. Beliau ingin agar BPS  dalam lima tahun kedepan tampil dengan paradigma baru di mana sumberdaya BPS diisi dengan mindset baru. BPS berubah dari sekedar business as usual menuju BPS penghasil data yang berkualitas. Tidak mudah mengubah mindset tetapi perubahan itu hukumnya wajib.