Penempatan dinas di tanah Papua memang bukan hal yang mudah. Keterbatasan akses, jaringan, referensi dan lain-lain sempat menyurutkan semangat menuntut ilmu. Belum lagi biaya akses internet yang bisa tiga kali lipat di Jawa. Bayangkan, untuk bisa surving internet selancar di Jawa harus merogoh kocek Rp. 12.000 per jam. Padahal waktu di Surabaya atau di Jakarta dulu, Rp. 4.000 sejam saja sudah banyak informasi yang didapat.

Memanfaatkan HP sebagai alat komunikasi sekaligus untuk akses internet sedikit membuka keterisoliran tanah Papua. Informasi apa saja bisa diperoleh dengan mengandalkan kekuatan si ‘jempol.’ Meskipun tidak dapat mengupload rumus-rumus, HP sedikit membantu untuk mengamati perkembangan pengunjung blog ini.

Sekarang, komunikasi bisa lebih intens lagi, pengunjung bisa memanfaatkan facebook. Silakan menginvite facebook penulis: suryana_sst@yahoo.com. Dengan mengirim pesan statistikaterapan, penulis akan mengenali bahwa ‘friends’ yang menginvite adalah pengunjung blog ini.

Semoga demam facebook bisa menggugah pemanfaatannya untuk pengembangan pengetahuan perstatistikan kita, khususnya penulis.