“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, Kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Alloh ialah oarng yang paling bertaqwa. Sungguh, Alloh Maha Mengetahui, Mahateliti” (Qs. 49(Al-hujrat): 12).

Mengawali pembahasan analisis kluster, ayat Al-Quran di atas sengaja penulis kutipkan. Terdapat banyak karakteristik dalam diri manusia. Kita berbeda dalam hal bahasa, warna kulit, warna bola mata, bentuk rambut, postur tubuh dan masih banyak lagi perbedaan lainnya. Untuk memudahkan identifikasi, manusia kita kelompok-kelompokkan menjadi bagian-bagian kecil. Manusia penghuni dunia bisa kita kelompokkan menurut bangsanya. Di dalam satu bangsa bisa dikelompokkan lagi menurut suku-suku dalam satu bangsa dan seterusnya. Dalam analisis multivariat, untuk pengelompokkan objek digunakan analisis kelompok atau lebih dikenal dengan analisis kluster (cluster analysis). Lebih detil.