Analisis konjoin merupakan salah satu teknik analisis multivariat yang digunakan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap suatu produk baik berupa barang atau jasa. Teknik analisis konjoin penting karena ada banyak faktor yang mempengaruhi penilaian konsumen dalam menentukan pilihan suatu produk. Sebagai contoh, konsumen ingin membeli produk telepon selular atau HP mungkin dipengaruhi oleh harganya, merek HP, atau jaminan garansi. Dengan analisis konjoin kita dapat mengetahui preferensi konsumen dalam membeli HP apakah harga menjadi pertimbangan utama ataukah mereknya?
Untuk memahami analisis konjoin kita sebaiknya memahami konsep atribut dan level. An attribute is a general feature of a product or service – say size, colour, speed, delivery time. Each attribute is then made up of specific levels. So for the attribute colour, levels might be red, green, blue and so on. Pada contoh HP di atas, ada tiga atribut HP yang diteliti yaitu harga, merek dan jaminan garansi. Masing-masing atribut mempunyai level. Atribut harga bisa kita beri level 1. Harga HP kurang dari satu juta rupiah, 2. Harga HP antara satu dan tiga juta rupiah, dan 3. Harga HP di atas tiga juta rupiah. Atribut Merek bisa dibagi dalam level 1. Nokia, 2. Samsung, 3. Siemen. Atribut jaminan garansi bisa dibagi dua level yaitu, 1. Garansi Pabrik, 2. Garansi Distributor.